Kamis, 12 Februari 2015

senyuman dalam tangis ku

senyum dalam tangis ku


mungkin saat ini aq memang tak lagi meliki mu
tapi di dalam hati ini  kamu kan selalu jadi bidadari ku dan selalu ku miliki
karna di setiap mlam" ku dan di setiap mimpiindah ku
hanya ad banyang mu dan nama mu

jika aq di berikan 1 permintaan kepada tuhan..maka jadikan lah dirimu jodoh q
karna q takbisa hidup tanpa diri mu

walaupun aq bisa hidup tapi separuh dari jiwa q mati tanpa mu...
karna hanya kamu yang bisa melengkapi  jiwa dan raga q seutuhnya...

di setiap mlam " q
aq selalu merindukan mu dan selalu memikirkan mu
karna setiap aq memikirkan mu pasti hati ini bahgia dan merasa kamu masih ada di samping q
walaupun terujung air mata yang berlinang
tapi aq bahgia karna aq bisa menjaga hati q hanya untuk satu nama
yaitu namamu...

walaupun aq ga pernah tau.
apa kamu juga menjaga hati mu hanya untuk nama q..
atau malah sebaliknya

mungkin semua yang ada di pikiran dan hati kita hanya kita dan yang maha esa lah yang mengetahui
dan gak mungkin ada yang lain selain kita dan tuhan
karna dalam'nya lautan hati ini
membuat  orang lain tak pernah mengerti  betapa berat beban yang q lewati saat kita tak lagi bersama
mungkin aq bisa selalu melebarkan senyum manis q
dan membuat aq kuat di depan semuanya
tapi mereka gak pernah tau apa aq bisa tersnyum di dalam hati ini dan apa aq bisa kuat menghadapi semua ini
tapi aq yakin ..??
walaupun kau bukan jodoh q
tapi kau pernah menjadi orang yang sangat berarti buat q dan hidup q...
dan pernah memberika 1 pelajaran
tentang cara merelakan orang yang kita cintai bahgia dengan kebahagiaannya
dan membuat q jauh lebih dewasa

makasih atas pelajran yang telah kau berikan buat q dan hati q..
:'(
:)

Selasa, 10 Februari 2015

Cerita sedih Kebohongan Ibu

8 Cerita sedih Kebohongan Ibu (Kisah Sedih Yang Mengharukan)


8 Cerita sedih Kebohongan Ibu (Kisah Sedih Yang Mengharukan)

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.



KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
Spoiler for  :
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di sungai dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disamping ku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan”

KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
Spoiler for  :
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata : “Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.” Ibu tersenyum dan berkata : “Kamu tidurlah duluan, aku belum mengantuk”

KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
Spoiler for  :
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : “Minumlah nak, aku tidak haus!”

KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
Spoiler for  :
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya lebih senang sendiri bersamamu”

KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
Spoiler for  :
Setelah aku, sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : Ibu masih punya duit”

KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
Spoiler for  :
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku “Aku lebih suka disini”

KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
Spoiler for  :
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan”

KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN
Spoiler for  :
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.

*******

Spoiler for  :
Berbaktilah pada Ibumu, Ibumu, Ibumu”.

Semoga cerita diatas bisa membuat kita merenung sejenak, apa yang telah di lakukan ibu kita hingga kita menjadi seperti saat ini. Begitu banyak pengorbanan yang telah dilakukannya untuk membahagiakan kita...

KASIH IBU KEPADA BETA TAK TERHINGGA SEPANJANG MASA HANYA MEMBERI TAK HARAP KEMBALI BAGAI SANG SURYA MENYINARI DUNIA.

Semoga Bermanfaat Gan terima kasih .